Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

;

Selasa, November 10, 2009

Let's be the Hero...


Salam Master

Kehidupan ini adalah rangkaian waktu yang beranjak dari setiap detik ke setiap menit, dari setiap menit ke setiap jam, kemudian dari hari ke minggu dan tahun. Begitulah hidup ini, dia berjalan dalam lintasan waktu dan zaman. Namun, dalam setiap lintasan waktu dan zaman itu, kehidupan selalu mampu melahirkan manusia-manusia super, manusia-manusia hebat, manusia-manusia luar biasa, manusia-manusia tangguh.

Mereka menjadi super bukan karena mereka punya kekuatan seperti yang kita lihat dalam karya fiksi dan film-film superhero (Superman, Batman, X-Man, dll). Mereka pun hebat bukan karena mereka diciptakan dari proses yang berbeda dari kebanyakan manusia.


Mereka luar biasa bukan karena mereka berasal dari planet lain di jagat raya ini. Mereka juga tangguh bukan karena mereka diciptakan dari besi yang mampu menghancurkan semua yang terkena pukulannya. Bukan, mereka tidak punya kekuatan ekstra, mereka juga diciptakan dari air mani yang hina sama seperti kebanyakan manusia, mereka juga berasal dari planet bumi, dan mereka juga tidak terbuat dari besi melainkan dari yang tanah lembut. Tapi...mengapa mereka bisa menjadi manusia-manusia super, hebat, luar biasa dan tangguh...????

Ya, fisik mereka memang sama seperti kita, namun MENTAL mereka yang begitu super, MENTAL mereka tidak sama dengan kebanyakan manusia, MENTAL mereka seperti batu karang yang tak pernah bergerak sedikit pun walaupun diterjang ombak yang begitu dahsyat. Ya, kita mengenalnya dengan sebutan PAHLAWAN.

Merekalah manusia-manusia super, hebat, luar biasa dan manusia-manusia tangguh itu. Zaman telah mencatat nama-nama mereka dengan torehan tinta emas. Karena memang mereka selalu berbeda dengan kebanyakan manusia. Mereka selalu optimis di saat yang lain pesimis, mereka maju sendiri menghadapi tantangan di saat yang lain mundur perlahan mencari tempat berlindung, mereka bangkit dalam keadaan luka disaat yang lain menyerah dalam kematian, mereka terus berbuat dan bergerak di saat yang lain mengeluh dan hanya bisa terdiam, dan mereka selalu dikenang disaat yang lain dilupakan. PAHLAWAN...

Anis Matta pernah mengungkapkan dalam sebuah tulisan beliau, Pahlawan itu adalah mereka yang berbuat sesuatu yang luar biasa dan di waktu yang tepat. Mereka hadir disaat kesepiaan. Mereka ibarat cahaya yang menerangi kegelapan. Mereka berani diantara ketakutan.

Dalam kisah-kisah sejarah semua bangsa di dunia ini, PAHLAWAN selalu hadir dalam rangkaian cerita-cerita heroik mereka. Bangsa Indonesia pun lahir dari perjuangan mereka, perjuangan para pahlawan, perjuangan yang penuh dengan darah dan pengorbanan, dan karena semua itulah kemudian bangsa ini lahir menjadi sebuah bangsa yang besar, besar karena cita-cita dan perjuangan para pahlawan yang tak akan pernah bisa kita bayar dengan apapun. Pengorbanan dan perjuangan itu sungguh terlalu besar sehingga seorang Soekarno mengatakan dengan lantang,"Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawan".

Sahabat Master,
Let's be the hero, mari menjadi pahlawan. Pahlawan bagi diri kita, pahlawan bagi keluarga kita, pahlawan bagi kampung kita, pahlawan bagi bangsa kita, dan yang terpenting adalah menjadi pahlawan bagi umat ini.

Selamat menapaki hidup anda untuk menjadi PAHLAWAN

Salam Master,
by fakhrul-insightmaster

baca selengkapnya....

Senin, November 02, 2009

Cinta Tanpa Definsi


Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau meransang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.


Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan dihadapannya dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan terbesar.

Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.

Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari sebuah kekuatan tak terkira. Ia jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm -dalam The Art of Loving- tidak tertarik atau juga tidak sanggup mendefinisikanny. Atau memang cinta sendiri tidak perlu definisi bagi dirinya.

Tapi juga terlalu rumit untuk disederhanakan. Tidak ada definisi memang. Dalam agama, atau filsafat atau sastra atau psikologi. Tapi inilah obrolan manusia sepanjang masa. Inilah legenda yang tak pernah selesai. Maka abadilah Rabiah Al-Adawiyah, Rumi, Iqbal, Tagore atau Gibran karena puisi dan prosa cinta mereka. Abadilah legenda Romeo dan Juliet, Laela Majnun, Siti Nurbaya atau Cinderella. Abadilah Taj Mahal karena kisah cinta di balik kemegahannya.

Cinta adalah lukisan abada dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi, dengan detil-detil nuansa yang begitu rumit. Tapi dengan pengaruh yang terlalu dahsyat. Cinta merajut emosi manusia dalam berbagai peristiwa kehidupannya menjadi sublim ; begitu agung tapi juga terlalu rumit. Perang berubah jadi panorama kemanusiaan begitu cinta menyentuh para pelakunya. Revolusi tidak dikenang karena geloranya tapi karena cinta yang melahirkannya. Kekuasaan tampak lembut saat cinta memasuki wilayah-wilayahnya. Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya : seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-Sayap Patahnya.

Kerumitan terletak pada antagoni-antagoninya. Tapi di situ pula daya tariknya tersembunyi. Kerumitan tersebar pada detil-detil nuansa emosinya, berpadu atau berbeda. Tapi pesonanya menyebar pada kerja dan pengaruhnya yang teramat dahsyat dalam kehidupan manusia.

Seperti ketika kita menyaksikan banjir atau nyala api, seperti itulah cinta bekerja dalam kehidupan kita. Semua sifat dan cara kerja udara, api dan air juga terdapat dalam sifat dan cara kerja cinta. Kuat. Dahsyat. Lembut. Tak terlihat. Penuh haru biru. Padat makna. Sarat gairah. Dan, antagonis.

Barangkali kita memang tidak perlu definisi. Toh kita juga tidak butuh penjelasan untuk dapat merasakan terik matahari. Kita hanya perlu tahu cara kerjanya. Cara kerjanya itulah definisinya : karena -kemudian- semua keajaiban terjawab di sana.
- Serial Cinta by Anis Matta -

baca selengkapnya....

Sabtu, Oktober 24, 2009

f.i.m news : Spiritual Journey for Student 2009


Salam Master,

Cerdas Spiritual, Raih Sukses Belajar. Yup, itu adalah slogannya SJS (Spiritual Journey for Student) yang diadakan oleh LMT Trustco Pontianak beekerjsama dengan Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Sebuah pelatihan spektakuler dengan tujuan besar untuk memperbaiki moral anak bangsa. Sedikit upaya untuk ikut memberikan kontribusi bagi perbaikan generasi muda Indonesia.


Spiritual Journey for Student hadir pertama kali pada tahun 2006. Dalam perjalanannya selama hampir 3 tahun, tidak kurang dari 10.000 Pelajar SMP dan SMA di Kota Pontianak telah mengikuti pelatihan ini. Dan pada tahun 2009, LMT Trustco kembali dipercaya oleh Dinas Pendidikan Kota Pontianak untuk mengelola pelatihan ini. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 - 30 Oktober 2009 bertempat di Rumah Melayu dan Wisma Nusantara, diikuti oleh 1000 pelajar SMP dan SMA se Kota Pontianak.

Pada pelatihan ini, bang fakhrul (insightmaster) berkesempatan menjadi Master of Trainer,sekaligus berbagi semangat dan ilmu kepada adik-adik peserta SJS. Hadir pula Smart Motivator,Bapak Limpad Hadi Pratama dari Trustco Jakarta.

Semoga dengan adanya SJS ini, generasi muda Indonesia menjadi semakin cerdas, tidak hanya cerdas intelektual, namun cerdas emosional, dan yang paling penting adalah cerdas spiritual sehingga mereka semua menjadi pribadi-pribadi yang tangguh untuk menjadi pemimpin bangsa di kemudian hari...

Spiritual Journey for Student.....Cerdas Spiritual, Raih Sukses Belajar...

baca selengkapnya....

Kamis, Oktober 15, 2009

Isyhadu bi ana Muslim....!!!!


Tanyakanlah tentang kami...
Pada rumah-rumah negeri Syam * dan taman-tamannya,
Pada negeri Irak dan pedesaannya,
Pada Andalusia dan gedung-gedungnya.
Tanyakan tentang kami,
Pada negeri Mesir dan lembah-lembahnya,
Pada Jazirah Arabia dan padang Saharanya,

Tanyakan tentang kami pada dunia dan penghuninya...
Pada padang-padang Afrika,
Pada tanah-tanah subur negeri Ajam,
Pada padepokan-padepokan negeri Persi,Pada lereng-lereng Kaukasus,
Pada kegersangan Kongo,
Pada sepanjang sungai Loire
dan lembah-lembah sungai Danube.

Tanyakan tentang kami,
Pada setiap jengkal tanah di bumi,
Pada setiap pemukiman di kolong langit ini,


Bahwa...
pada mereka semua terekam berita tentang...
Kepahlawanan kami,
Pengorbanan kami,
Jasa-jasa kami,
Kebanggaan-kebanggaan kami,
Peninggalan-peninggalan kami,
Ilmu pengetahuan kami,
Dan keindahan seni kami,

Kami orang Islam!

* * *
Kami orang Islam!
Tiadalah penyiram taman-taman keluhuran,
kecuali darah-darah kami,
Tiadalah penghias surga-surga kepahlawanan,
melainkan jasad-jasad syuhada kami.

Pernahkan kalian kenal dunia...
Yang lebih mulia dan lebih terhormat,
Yang lebih lembut dan lebih kasih-sayang,
Yang lebih agung dan lebih dahsyat,
Yang lebih unggul dan lebih cerdas,
Daripada kami....?

Kami telah membawa pelita petunjuk,
disaat bumi tersesat dalam gelapnya kebodohan,
Dan kami katakan pada penghuninya:

'Inilah jalannya!'

Kami tegakkan timbangan keadilan, disaat bangsa-bangsa menjunjung tinggi tongkat kelaliman,
Kami bangun gedung ilmu pengetahuan, disaat orang-orang mengusir ilmu pengetahuan dari rumah
mereka.
Kami deklarasikan persamaan disaat manusia menyembah para raja dan menuhankan tuan-tuan.
Kami hidupkan hati manusia dengan iman,
Kami hidupkan akal manusia dengan pengetahuan,
Kami hidupkan segenap umat manusia dengan kebebasan
dan peradaban.

Kami orang Islam !

* * *
Kami bangun kota Kufah, Basrah, Cairo, dan Bagdad.
Kami bangun peradaban Syam, Iraq, Mesir dan Andalusia.
Kami dirikan Baitul Hikmah, Madrasah Nizhamiyah,
Universitas Cordova, dan Universitas Al-Azhar.
Kami bangun dan makmurkan masjidAl-Umawi,
Kubah Al-Shahra', SirraMan Ra'a, Al-Zahra',
Al-Hambra, Sultan Ahmad, dan Taj Mahal.

Maka terhiburlah setiap insan yang mengunjunginya.
Kami telah mengajar pada penduduk bumi,
Kamilah guru mereka

Kami orang Islam !
* * *

--Ali Ath Thonthowi—

baca selengkapnya....

Senin, Oktober 05, 2009

Tak Cukupkah Semua : by OPICK


Berapa banyak lagi air mata
Berapa banyak lagi luka-luka
Yang bisa membuka setiap mata
Bahwa tangan kita telah membuatnya

Berapa banyak lagi pohon tumbang
Berapa banyak derita menyapamu
Berapa banyak lagi bencana
Dan kita menjadi saksi semua

Tak cukupkah semua apa yang tejadi
Membuka sang mata
Membuka sang hati

Dan lihatlah semua
Apa yang terjadi
Semua tutup mata
Semua tutup hati

Berapa lama lagi untuk hati
Bersimpuh dan kembali pada Ilahi
Berapa lama lagi untuk jiwa
tersadar untuk kembali pada-Nya



baca selengkapnya....

Jumat, September 25, 2009

Berbahagialah...karena hidup ini adalah Anugerah


Senja di sore itu membuat hati ku tersentak sejenak. Tiba-tiba air mata ini menetes dengan sendirinya. Pikiran ku dipenuhi begitu banyak urusan. Tapi ada satu yang begitu jelas, bahkan hati ini bisa merasakan. Ya...sesuatu tentang arti kehidupan.

Akhir-akhir ini, entah mengapa, pikiranku selalu dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan dan kematian, mungkin karena ada banyak kisah kehidupan yang kudapatkan dari sahabat dan teman-temanku. Bahkan pada saat aku mengisi sebuah pelatihan motivasi dan spiritual. Semua kisah itu membuat ku berpikir ternyata Allah menciptakan hidup ini dengan sungguh luar biasa dan teramat detail. Tidak hanya itu, Allah pun menentukan detik-detik kapan saatnya kita tertawa bahagia dan kapan saatnya kita menangis sedih. Semua berada pada titik yang sangat tepat, begitu tepat sampai tak ada yang bisa memajukan atau mengundurkannya...


Sahabat Master,

Hiduplah dengan kehidupan yang telah Allah anugerahkan kepada kita. Sempat terpikir mengapa si A harus hidup sebatang kara, kenapa si B harus menanggung semua beban keluarga, kenapa si C bisa sukses dan bahagia padahal kondisi nya sama dengan si A dan B. Lalu kenapa si D hidup menderita padahal dulunya pernah seperti si C dan tak pernah mengalami apa yang di rasakan si A dan si B.

Sungguh unik...sungguh sebuah pelajaran yang teramat berharga jika kita mau sejenak merenungkannya dalam hati dan pikiran kita. Semua orang ingin bahagia...ya..kita semua sepakat dengan hal itu. Bahagia menjadi tujuan akhir dari setiap usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh seorang ayah untuk keluarganya, bahagia rasanya jika bisa berkumpul dengan keluarga, bahagia rasanya jika punya rumah yang idaman, bahagian pula rasanya punya istri yang sholehah, bahagia rasanya punya suami yang sholeh, bahagia rasanya punya anak2 yang sholeh, bahagia rasanya punya segala apa yang kita inginkan dan mencapai cita-cita dalam hidup kita.



Ya, semua itu adalah kebahagiaan...kebahagiaan yang diberikan oleh Allah untuk orang-orang yang selalu bersyukur, karena bahagia itu adalah pilihan...karena kita memilih bersyukur sehingga Allah balas dengan kebahagiaan

Kebahagiaan itu tidak datang dengan sendirinya...perlu usaha dan kerja keras untuk mendapatkannya

Perlu tekad baja dan semangat tak kenal lelah untuk meraihnya

Perlu langkah-langkah tegap dan fisik yang prima untuk menggapainya

Yang terakhir kebahagiaan perlu sebuah keyakinan kuat kepada Yang Maha Memberi Kebahagiaan...ini yang kadang-kadang dilupakan oleh manusia...mereka berusaha dan bekerja keras tapi mereka tak yakin apakah Allah akan memberikan semua itu.

Selamat menikmati hidup anda dengan penuh kebahagiaan...INGAT !!! karena hidup ini adalah ANUGERAH yang harus kita syukuri...

Salam Master,
by fakhrul_insightmaster

baca selengkapnya....